Jumat, 28 September 2012

Menuju Deklarasi, Gebu Karo akan Merebak ke Seluruh Negeri



SUPRIADI PURBA. KABANJAHE. Pertemuan Gebu Karo yang ke 5 di Sekretariat Komplek Konen, Kabanjahe [Minggu 23/9], dihadiri 18 orang pengurus dan anggota. Pertemuan kali ini  lebih spesial, sehubungan dengan kehadiran akuntan senior/ staf ahli TELKOMSEL, Josua Tarigan SE Ak. dari Jakarta.


Dalam pertemuan itu, Josua Tarigan menyampaikan materi terkait “Stategic Planning Gebu Karo”. Dia mengajak seluruh pengurus dan anggota Gebu Karo membuat inovasi dengan membuka pasar bagi terwujudnya perubahan dalam masyarakat. Salah satunya dengan “Karo Enterprise” melalui strategi perencanaan yang baik sehingga ada kemajuan dalam rangka menciptakan perekonomian sekaligus menciptakan pasar yang baik bagi petani Karo. Dalam kesempatan ini juga, Tarigan mergana ini mengajak seluruh pengurus dan anggota Gebu Karo untuk transparan dan bertanggungjawab terhadap semua hal berkaitan dengan organisasi.“Berikan kepercayaan kepada masyarakat Karo sehingga ada hal yang bisa diambil dan selanjutnya kepercayaan itu akan membuat masyarakat pro aktif dalam memberikan tanggungjawab untuk kemajuan Karo. Saya mengajak seluruhstake holder Gebu Karo memperluas jaringan sehingga masyarakat Karo terbantu melalui jaringan itu, khususnya dalam hal pertanian,” ajaknya.
Petrus Sitepu yang juga pengurus Gebu Karo sangat mendukung adanya tindak lanjut ke depan terkait pembangunan masyarakat. Dia bahkan telah mempersiapkan sebuah pusat pelatihan dalam rangka membangun pertanian dan peternakan sekaligus pendidikan Karo dengan luas lahan 1,5 Ha di Desa Sukadame (Kec. Tigapanah, Kab. Karo).



Gebu Karo Mengudara
Pengurus Gebu Karo lainnya Usaha Barus mengatakan kepada seluruh peserta yang hadir, dalam waktu dekat, Gebu Karo on air di radio yang dapat didengar di seluruh Kabupaten Karo.
“Siaran radio ini bermaksud untuk mensosialisasikan berbagai hal yang berkaitan dengan pertanian Karo melalui dialog interaktif dengan pendengar, khususnya bagi yang ingin tahu apa yang terjadi dengan tanaman yang sedang dikelolanya,” terangnya.
Usaha Barus yang juga Ketua MJI (Masyarakat Jeruk Indonesia) Kabupaten Karo ini menambahkan, momen siaran radio akan dipergunakan untuk mensosilisasikan Gebu Karo sehingga ke depannya masyarakat dapat berkontribusi lewat Gebu Karo.
Junius Karo Sekali yang merupakan Ketua Gebu Karo menyambut positip rencana sosialisasi melalui radio. Namun, dia menambahkan, hendaknya penyuluhan langsung terhadap petani Karo juga dilakukan. Selanjutnya dia mengabarkan bahwa STTK, sebuah kelompok tani Karo, memiliki program yang nantinya akan disosialisasikan sebagai bagian dari program Gebu Karo.
“Penyuluhan lewat radio dan penyuluhan langsung di lapangan akan saling melengkapi sehingga kemajuan dalam hal pertanian ke depannya dapat tercapai,” ujarnya.


Tindak Lanjut
Salah satu bahasan yang tidak kalah pentingnya dalam pertemuan itu adalah pertanyaan bagaimana program Gebu Karo ke depan. Apa yang akan dilaksanakan guna memenuhi visi dan misi serta kaitannya dengan upaya membangun kepercayaan masyarakat Karo sedunia.
Josua Tarigan memberikan masukan bagaimana kalau tahun depan (rencana jangka panjang) Gebu Karo memfasilitasi pertemuan Alumni Karo se dunia di Berastagi atau Kabanjahe. Dia menganjurkan agar pertemuan tersebut sekaligus merupakan acara penggalangan dana, memperkenalkan Gebu Karo dan menjaring kekuatan orang-orang Karo dari lintas profesi.Semua anggota dan pengurus Gebu Karo yang hadir cukup aktif memberikan tanggapan positif terkait masukan ini. Kesimpulannya, direncanakan pada tahun 2013, tepatnya 17 Agustus 2013, dilaksanakan kegiatan Temu Alumni Karo di Tanah Karo.
Selain itu, Gebu Karo juga akan melakukan audiensi dengan ketua DPRD Karo dan Bupati Karo yang merupakan pejabat tertimggi di Kabupaten Karo. Audiensi ini bermaksud untuk memperkenalkan sekaligus meminta dukungan kepada Pemkab Karo pada acara peresmian Gebu Karo dalam waktu dekat. Di saat itu juga akan dideklarasikan visi misi Gebu Karo lewat acara yang akan meriah tapi penuh kesederhanaan. Selanjutnya melalui pertemuan ini juga diharapkan Gebu Karo semakin bersemangat untuk menghimpun kekuatan seluruh masyarakat Karo di dunia agar audiensi serupa bisa dilakukan di Medan, Simalungun, Deliserdang, Dairi dan daerah-daerah lainnya.




Geo Park Toba
Dalam rapat terakhir, Jonathan Tarigan tidak bisa hadir karena berhalangan dan ada keperluan yang sangat penting. Namun demikian, dia menitipkan pesan kepada pengurus Gebu Karo untuk membicarakan Geo Park Toba yang sedang dalam pembahasan untuk menjadi kawasan Geo Park International dimana Tanah Karo termasuk di dalamnya.
Pengurus Gebu menyepakati untuk bertemu dengan geolog kondang ini dalam waktu dekat guna membahas Geo Park, khususnya berkenaan dengan peran Gebu Karo dalam Geo Park Toba. Berkaitan dengan ini, Wakil Ketua Gebu Karo Patris Ginting menyampaikan bahwa Unesco sudah menetapkan Bali sebagai salh satu kawasan Geo Park di dunia. Dia mengingatkan, Danau Toba merupakan salah satu keajaiban dunia yang memiliki keindahan dan daya tarik luar biasa yang juga sedang dalam pembahasan panitia Geo Park International.
Kesan optimis dan bersemangat sangat terasa dalam pertemuan pengurus Gebu Karo kali ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar